Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ARTIKEL

GERBANG MAS IKA SKMA PENGDA BENGKULU

Sabtu, 16 Maret 2019 adalah Hari Bhakti Rimbawan ke - 36 di Provinsi Bengkulu. Salah satu kegiatan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak (GERBANG MAS) yang dilaksanakan pada pukul 7.30 WIB. Diawali dengan Apel yang dipimpin Plt. Dinas LHK Provinsi Bengkulu dilaksanakan di lokasi Taman Wisata Alam Pantai Panjang dan Pulau Baai, Kota Bengkulu. Lokasi ini berada pada koordinat 3°53’29,8”S dan 102°18’01,7”E.              TWA Pantai Panjang & Pulau Baai @mardiansyah Kemudian, kegiatan penanaman pohon ini dihadiri oleh secara serantak ini dilaksanakan di ekosistem Hutan Pantai yang merupakan kawasan konservasi yang berfungsi sebagai system penyangga kehidupan masyarakat Kota Bengkulu yang berada di kawasan pesisir pantai barat sumatera. Jumlah bibit yang ditanam sebanyak ± 300 batang dengan jenis Ketapang ( Terminalia cattapa ) dan Cem...

ABU BAKAR CHEKMAT YANG “MEMBARA” (The Ranger is not Dangerous but must be Visioner)

ABU BAKAR CHEKMAT YANG “MEMBARA” ( The Ranger is not Dangerous but must be Visioner ) Kesan pertama kali terhadap sosok Pak ABC sekilas terlihat pendiam, tidak suka humor dan tidak bersahabat. Pertama kali beliau datang di Bengkulu, kami lihat rekam jejaknya banyak pengalaman dibidang KSDAE dan RLPS. Visi dan Misi beliau membangun BKSDA Bengkulu yang menurut beliau masih “tidur” untuk segera bangun, bergerak, berjalan, dan berlari agar menjadi BKSDA Bengkulu menjadi lebih baik dan yang TERBAIK. Selama 2 tahun kepemimpinan beliau, saya secara pribadi “diwajibkan” belajar banyak untuk mendapat ilmu pengetahuan dan pengalaman di lapangan dalam pengelolaan kawasan konservasi lingkup KSDAE. Di tahun 2016 saya bertugas Resort Taba Penanjung & Kepahiang yang memiliki pengelolaan kawasan di CA Pagar Gunung 1-5, TWA Bukit Kaba Kab. Kepahiang dan CA Taba Penanjung 1 dan 2 di Kabupaten Bengkulu Tengah. Disana kami menyelesaikan proses hukum bersama Polres, Kajari, dan Pemd...

Paradigma Baru Pengelolaan Kawasan Konservasi di Indonesia oleh Wiratno

Tulisan ini sangat menginspirasi bagi petugas di lapangan. Terimakasih Bapak  Konservasi Wiratno baca selengkapnya x FAKTA 1.  Indonesia memiliki kawasan konservasi yang tersebar di seluruh wilayah propinsi, sebanyak 556 unit dengan luas mencapai 27,26 juta hektar, dimana seluas 5,32 juta ha merupakan kawasan konservasi perairan atau 21,26% dari total luas kawasan hutan dan kawasan konservasi perairan di Indonesia. Mewakili seluruh tipe ekosistem yang ada di wilayah Nusantara, mulai dari ekosistem pegunungan, hutan dataran rendah, savana, ekosistem pantai, padang lamun sampai ekosistem terumbu karang. 2.  Sebagian besar atau 60,19% kawasan konservasi berstatus sebagai taman nasional. Beberapa dari taman nasional memiliki pengakuan global seperti   World Heritage, Biosphere Reserve, ASEAN Heritage   dan   Ramsar Site . Pengakuan global merupakan bukti bahwa kawasan konservasi di Indonesia memiliki nilai penting bagi konservasi kea...

Belajar Cara Baru dalam pengelolaan kawasan konservasi kepada Bapak Dirjen KSDAE @inoengw

DIREKTUR JENDERAL KSDAE KLHK & KA RESORT DANAU DUSUN BESAR, DI GEDUNG MANGGALA WANA BHAKTI 1 MARET 2018 Dirjen KSDAE @inoengw bersama Kepala Resort KSDA Cagar Alam Danau Dusun Besar, Balai KSDA Bengkulu.  — with  Mardiansyah Usman . Terimakasih Bapak Ir. Wiratno, M.Sc Dirjen KSDAE dan Bapak Abu Bakar Chekmat Ka BKSDA Bengkulu, kami dari Resort KSDA Danau Dusun Besar diberikan kesempatan berdiskusi dan mendapat ilmu pengetahuan tentang paradigma cara baru pengelolaan kawasan konservasi berbasis resort. Belajar 10 (Sepuluh) Cara Baru dalam pengelolaan kawasan konservasi, yaitu 1. Masyarakat Sebagai Subyek 2. Penghormatan pada HAM 3. Kerjasama Lintas Eselon I 4. Kerjasama Lintas Kementerian 5. Penghormatan Nilai Budaya dan Adat 6.   Multilevel Leadership 7.   Scientific Based Decision Support System 8.  Resort (Field) Based Management   9.   Reward and Mentorship 10.   Learning Organization

PENTINGNYA APLIKASI GPS DI BIDANG KEHUTANAN

PENTINGNYA APLIKASI GPS DI BIDANG KEHUTANAN* PENDAHULUAN Dahulu dikatakan bahwa "aplikasi GPS hanya terbatas pada imajinasi orang-orang". Sejak pertama kali GPS diperkenalkan, posisinya yang dominan dalam bidang navigasi dan pemosisian telah sepenuhnya dibuktikan. Dalam berbagai ranah umum, kehadiran GPS telah membawa pada perubahan revolusioner. Siapapun pengguna yang membutuhkan layanan navigasi atau pemosisian tertarik pada GPS dengan presisi tinggi, keandalan di segala iklim, jangkauan global, kenyamanan, fleksibilitas, kualitas tinggi dan biaya yang murah. Aplikasi GPS di Cina telah berkembang dengan berbagai lompatan dan melewati batasan. Hanya dalam beberapa tahun, aplikasi teknologi GPS di Cina telah menyebar dengan pesat dari hanya segelintir organisasi riset keilmuan dan satuan militer hingga berbagai ranah publik. Penggunaan GPS yang meluas telah mengubah cara orang bekerja, meningkatkan produktivitas mereka, dan memberi keuntungan ekonomi yang luar...